kuntawiaji:

“Dua profesi yang pada mereka kita “titipkan” nyawa kita: dokter dan pilot. Di dalam kamar operasi dan di atas pesawat, tiada yang bisa kita lakukan selain percaya pada mereka.” (Andari Karina Anom, via reisha)

Jangan lupa sopir angkot.

(via pradityaningsih)

32 Notes

Semua pertanyaan selalu berpasangan dengan jawaban. Untuk keduanya bertemu, yang dibutuhkan cuma waktu.
Dee - (via fridyanrs)

(via pradityaningsih)

21 Notes

ikumaikuma:

…………………………… :’)

ayuprissa:

izulrush:

Doraemon - Ending

Sinopsis

Sesuatu saat Doraemon tiba-tiba menjadi mati dan tidak bergerak karena baterainya yang sudah habis. Lalu Nobita diberi 2 pilihan, pertama dia harus membawa Doraemon ke masa depan tapi memori ingatan Doraemon akan hilang dan yang kedua Nobita dia harus menunggu perkembangan teknologi yang memadai. Nobita memilih opsi kedua dan setelah itu dia bekerja keras menjadi seorang ahli teknik robotika yang sangat berpengaruh di masa itu dengan harapan dia bisa memperbaiki sahabatnya Doraemon.

I cried at the last few scenes, so much onions!!!

ah ini, benar-benar ….

(via pradityaningsih)

22 Notes

Sungguh, lamanya hidup tidaklah sepenting kualitas hidup itu sendiri.

Dr. dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH

Hmm, bukan soal seberapa lama kamu hidup di dunia ini. Yang penting adalah bagaimana kamu dengan hidupmu, hal-hal baik apa yang dapat kamu lakukan sepanjang hidupmu. Paling tidak, buatlah hidupmu menjadi bahagia (menurutmu) dan bermakna, mengisi hidup dengan melakukan perbuatan-perbuatan baik, baik itu untukNya, untukmu, dan terhadap sesama.

(via pradityaningsih)

6 Notes

143 Notes

Maka lepaskanlah earphone-mu, simpan telepon genggammu, sapalah teman di sampingmu. Bukalah pintumu dan keluarlah untuk menemui orang-orang yang selama ini terlalu lama tak kau sapa. Peluklah orang-orang yang kau sayangi. Ketuklah pintu tetangga dan berikan sesuatu untuknya. Tersenyumlah. Kembalilah jadi manusia!
Fahd Djibran (via achmadlutfi)

(Source: prihandini, via mychopstick)

135 Notes

5 Notes

Maka sungguh; cinta pada manusia, adalah juga bisa diupayakan. Ia bukan sergapan rasa yang tak bisa ditolak. Ia menyediakan pilihan.
— Salim A. Fillah (via pradityaningsih)

4 Notes

Hati kamu mungkin memilihku, seperti juga hatiku selalu memilihmu. Tapi, hati bisa bertumbuh dan bertahan dengan pilihan lain.
Dewi Lestari dalam Perahu Kertas (via kuntawiaji)

(Source: nindakartikadewi, via pradityaningsih)

162 Notes

….dan satu lagi tentang berbagi. Lakukan kebaikan dan lupakan!
— Dari awan untuk Tari: 23 Episentrum (via pradityaningsih)

(Source: mychopstick, via pradityaningsih)

88 Notes